Kamis, 30 April 2026

 


Refleksi Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Buton      



Peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap tanggal 2 Mei bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang refleksi bagi seluruh insan pendidikan untuk menilai kembali sejauh mana peran dan kontribusi kita dalam memajukan pendidikan. Momentum ini juga mengingatkan kita pada pemikiran besar Ki Hajar Dewantara yang menempatkan pendidikan sebagai sarana membentuk manusia merdeka, berkarakter, dan berdaya.

Tema tahun ini, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, mengajak kita untuk melihat pendidikan sebagai tanggung jawab kolektif. IGI Kabupaten Buton memaknai bahwa pendidikan yang bermutu tidak dapat berdiri sendiri di ruang kelas, melainkan harus dibangun melalui kolaborasi yang kuat antara guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah.

Refleksi bagi Guru

Sebagai anggota Ikatan Guru Indonesia, kita perlu terus bertanya:
Apakah pembelajaran yang kita lakukan sudah benar-benar berpihak pada murid?
Apakah kita telah membuka ruang partisipasi aktif bagi murid?

Guru tidak lagi hanya sebagai penyampai materi, tetapi sebagai fasilitator yang menghidupkan proses belajar. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi, inovasi pembelajaran, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi sebuah keharusan.

Refleksi bagi Lingkungan Pendidikan
Partisipasi semesta berarti menghadirkan ekosistem pendidikan yang saling mendukung. Orang tua bukan hanya sebagai pengamat, tetapi sebagai mitra aktif dalam mendampingi anak belajar. Masyarakat menjadi ruang belajar yang luas bagi murid untuk mengembangkan nilai dan keterampilan hidup.

Refleksi bagi Murid
Peserta didik adalah subjek utama pendidikan. Mereka perlu didorong untuk aktif, berani berpendapat, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap proses belajarnya. Pendidikan yang bermutu adalah pendidikan yang mampu menumbuhkan karakter, kreativitas, dan kemandirian.



Langkah Ke Depan
Melalui refleksi ini, IGI Kabupaten Buton berkomitmen untuk:

  • Mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme guru
  • Menguatkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat
  • Mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada murid
  • Mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan

Akhirnya, peringatan Hari PendidikanNasional 2026 menjadi pengingat bahwa perubahan pendidikan dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh semua pihak. Dengan partisipasi semesta, kita optimis dapat mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua anak bangsa, khususnya di Kabupaten Buton.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026






Tim publikasi: IGI Buton

 

Minggu, 12 April 2026

MUSDA I IGI Kabupaten Buton Digelar Hybrid, Ahmad Edi Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Periode 2026–2031

Pasarwajo, Ahad, 12 April 2026  — Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Buton sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (MUSDA) I yang bertempat di Aula SD Negeri 15 Buton. Kegiatan ini dilaksanakan secara  hybrid, menggabungkan kehadiran peserta secara  langsung (offline) dan daring (online via zoom) .

MUSDA I ini menjadi momentum penting bagi para guru dalam memperkuat organisasi serta merumuskan kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Buton.

 

Kegiatan Berlangsung Khidmat 

Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Mars IGI, pembacaan doa, yang dipandu oleh  ketua panitia pelaksana  MUSDA 1 IGI Kabupaten Buton. Suasana berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

 

Kehadiran Ketua IGI Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara Secara Berani

Kegiatan ini juga dibawakan oleh  Ketua IGI Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara, Baharudin, S.Pd., M.Pd , yang memberikan berbagai secara  berani melalui Zoom Meeting sekaligus membuka secara resmi kegiatan MUSDA 1 IGI Kabupaten Buton.

Dalam perayaannya, beliau menyampaikan penghargaan atas terselenggaranya MUSDA I IGI Kabupaten Buton.

Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban

Agenda utama dalam MUSDA ini adalah penyampaian  Laporan Pertanggungjawaban Ketua IGI Kabupaten Buton periode 2018–2023 .

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa kepemimpinan IGI Kabupaten Buton sebelumnya dipimpin oleh  Muhammad Ansar (2018–2020)  dan dilanjutkan melalui  Pergantian Antar Waktu (PAW) pada tahun 2020 oleh Ahmad Edi  hingga akhir masa jabatan.

Berbagai program kerja telah dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru, meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan seperti keterbatasan anggaran dan akses teknologi.

 

Pemilihan Pengurus Baru Secara Aklamasi

Salah satu agenda penting dalam MUSDA ini adalah pemilihan kepengurusan baru IGI Kabupaten Buton periode 2026–2031.

Melalui musyawarah yang berlangsung secara demokratis dan penuh kekeluargaan, peserta MUSDA secara  aklamasi  menetapkan:

  • Ahmad Edi, S.Pd.I  sebagai  Ketua IGI Kabupaten Buton
  • Mansur Raatu, S.Pd  sebagai  Sekretaris IGI Kabupaten Buton

Keputusan ini menjadi simbol kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih maju.

 Rekaman kegiatan bisa dilihat pada video berikut: https://youtu.be/xnTrJgH4H0o?si=Q7B3Ak2GUm02JDY3 

 


Penutup

Kegiatan MUSDA I IGI Kabupaten Buton ditutup dengan penuh semangat dan optimisme. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan IGI Kabupaten Buton semakin kokoh, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan.

Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan guru yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.


Tim: Publikasi IGI Buton.